TOP NEWS

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas mattis nisi felis, vel ullamcorper dolor. Integer iaculis nisi id nisl porta vestibulum.

Rabu, 19 September 2012

Tutorial Android PHP dan MySQL

Tutorial Android PHP dan MySQL


Antara Jakarta dan Pulau Komodo terbentang jarak yang luas, kita harus melewati daratan dan menyeberangi lautan. Tapi tenang sekarang sudah ada Pesawat Terbang, kita bisa cepat tiba disana
Begitu juga dengan Handset android dengan database server terbentang jarak yang luas bergantung dari letak server kita. Untuk yang satu ini juga tidak perlu khawatir karena ada jaringan internet yang bisa menghubungkan handset android dengan database diserver.
Yang pernah bergaul dengan Aplikasi web database. Tentunya tidak asing dengan PHP dan MySQL.
Yang suka ngeblog tahukan wordpress. Wordpress dibangun dengan menggunakan PHP dan MySQL.
Mungkin ada yang tidak sadar dengan Browser yang ada dilaptop kita dapat terhubung ke database MySQL yang tersimpan pada server yang jaraknya jauh dengan kita, semua itu dapat terwujud karena adanya jaringan Internet.
Laptop dengan Handset Android adalah sama, yaitu client dari suatu server, yang berarti dari handset android kita bisa mengakses file PHP yang ada diserver.
Oke untuk praktek kita kali ini kita  akan membuat daftar harga menu makanan, yang datanya diinputkan dari aplikasi android dan ditampilkan juga diaplikasi android  tersebut.
Langkah pertama adalah siapkan database beserta tablenya.
CREATE DATABASE db_makanan;

CREATE TABLE tbl_makanan (
id INT(4) NOT NULL AUTO_INCREMENT,
nama_makanan VARCHAR(32) NOT NULL,
harga INT(10) NOT NULL,
PRIMARY KEY (id)
)
ENGINE=MyISAM;

insert into tbl_makanan values(null,'ayam bakar',12000);
insert into tbl_makanan values(null,'ayam goreng',11000);
insert into tbl_makanan values( null,'ikan bakar',12000);
Oke karena aplikasi  android kita ini nantinya bisa memiliki fitur :
  1. Tambah data makanan
  2. Menampilkan data makanan yang telah diinputkan.
Untuk itu kita perlu membuat file PHP untuk menerima data dari android untuk dimasukkan ke dalam database, simpan dengan nama addmakanan.php

Buat juga file php untuk menampilkan daftar makanan yang telah kita inputkan, simpan dengan nama daftarmakanan.php

Dari file di atas dapat dilihat bahwa server akan mengirimkan data ke client dalam bentuk JSON.
Untuk membuktikannya, mari kita coba dibrowser, dengan memasukkan address
http://localhost/android/daftarmakanan.php

Sekarang android time
1. Buat  Project Baru dengan nama AndroidJSON

2. Mari kita Buat layout untuk  Tambah Data, simpan dengan nama tambah.xml



 
 
 
 
 

3.Buat juga Layout untuk menampilkan daftar harga makanan, simpan dengan nama daftarmakanan.xml


 
 
 

4. Sekararang Mari kita buat Menu dari aplikasi ini, yang didalamnya terdapat navigasi
untuk masuk ke Form Tambah,
ke Daftar Makanan dan keluar Aplikasi. Edit File MainActivity.java
package com.agus.android.php;

/**
 * Class InsertActivity
 * @version 1.0 Dec 18, 2011
 * @author Agus Haryanto (agus.superwriter@gmail.com)
 * @website http://agusharyanto.net
 */

import android.app.ListActivity;
import android.content.Intent;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.ArrayAdapter;
import android.widget.ListView;
import android.widget.Toast;

public class MainActivity extends ListActivity {
    /** Called when the activity is first created. */
 @Override
 public void onCreate(Bundle icicle) {
  super.onCreate(icicle);

  // Create an array of Strings, that will be put to our ListActivity
  String[] menu = new String[] { "Tambah Data", "Tampilkan Data", "Exit" };
  // Create an ArrayAdapter, that will actually make the Strings above
  // appear in the ListView
  // Menset nilai array ke dalam list adapater sehingga data pada array
  // akan dimunculkan dalam list
  this.setListAdapter(new ArrayAdapter(this,
    android.R.layout.simple_list_item_1, menu));
 }

 @Override
 /**method ini akan mengoveride method onListItemClick
  * yang ada pada class List Activity
  * method ini akan dipanggil apabilai ada salah satu item
  * dari list menu yang dipilih
  */
 protected void onListItemClick(ListView l, View v, int position, long id) {
  super.onListItemClick(l, v, position, id);
  // Get the item that was clicked
  Object o = this.getListAdapter().getItem(position);
  String pilihan = o.toString();
  tampilkanPilihan(pilihan);
 }

 protected void tampilkanPilihan(String pilihan) {
  try {
   Intent i = null;
   if (pilihan.equals("Tambah Data")) {
    i = new Intent(this, InsertActivity.class);
   } else if (pilihan.equals("Tampilkan Data")) {
    i = new Intent(this, JSONActivity.class);
   } else if (pilihan.equals("Exit")) {
    finish();
   } else {
    Toast.makeText(this,"Anda Memilih: " + pilihan + " , " +
      "Actionnya belum dibuat", Toast.LENGTH_LONG).show();
   }
   startActivity(i);
  } catch (Exception e) {
   e.printStackTrace();
  }
 }
}
5. Sekarang Bagian Form Tambah Datanya, Buat Class baru dengan nama InsertActivity.java.
package com.agus.android.php;

/**
 * Class InsertActivity
 * @version 1.0 Dec 18, 2011
 * @author Agus Haryanto (agus.superwriter@gmail.com)
 * @website http://agusharyanto.net
 */

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStream;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.UnsupportedEncodingException;
import java.net.URLEncoder;

import org.apache.http.HttpResponse;
import org.apache.http.client.HttpClient;
import org.apache.http.client.methods.HttpGet;
import org.apache.http.impl.client.DefaultHttpClient;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.widget.Toast;

public class InsertActivity extends Activity {
 private EditText txtNama;
 private EditText txtHarga;

 private Button btnSimpan;
 // Seusuaikan url dengan nama domain yang anda gunakan
 private String url = "http://10.0.2.2/android/addmakanan.php";

 /**
  * Method yang dipanggil pada saat aplikaasi dijalankan
  * */
 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {

  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.tambah);
  txtNama = (EditText) findViewById(R.id.txtNama);
  txtHarga = (EditText) findViewById(R.id.txtHarga);

  btnSimpan = (Button) findViewById(R.id.btnSimpan);
  // daftarkan even onClick pada btnSimpan
  btnSimpan.setOnClickListener(new Button.OnClickListener() {
   @Override
   public void onClick(View v) {

    try {
     // setiap parameter yang akan dikirim melalui http
     // harus encode agar
     // dapat terbaca dengan baik oleh server
     String nama = URLEncoder.encode(txtNama.getText()
       .toString(), "utf-8");
     String harga = URLEncoder.encode(txtHarga.getText()
       .toString(), "utf-8");
     url += "?nama=" + nama + "&harga=" + harga;
     getRequest(url);
    } catch (UnsupportedEncodingException e) {
     // TODO Auto-generated catch block
     e.printStackTrace();
    }

   }
  });

 }

 /**
  * Method untuk Mengirimkan data kes erver event by button login diklik
  *
  * @param view
  */
 public void getRequest(String Url) {
  Toast.makeText(this, "Tambah Data " + Url + " ", Toast.LENGTH_SHORT)
    .show();
  HttpClient client = new DefaultHttpClient();
  HttpGet request = new HttpGet(url);
  try {
   HttpResponse response = client.execute(request);
   Toast.makeText(this, "Tambah Data " + request(response) + " ",
     Toast.LENGTH_SHORT).show();
  } catch (Exception ex) {
   Toast.makeText(this, "Tambah Data Gagal !", Toast.LENGTH_SHORT)
     .show();
  }

 }

 /**
  * Method untuk Menenrima data dari server
  *
  * @param response
  * @return
  */
 public static String request(HttpResponse response) {
  String result = "";

  try {
   InputStream in = response.getEntity().getContent();
   BufferedReader reader = new BufferedReader(
     new InputStreamReader(in));
   StringBuilder str = new StringBuilder();
   String line = null;
   while ((line = reader.readLine()) != null) {
    str.append(line + "\n");
   }
   in.close();
   result = str.toString();
  } catch (Exception ex) {
   result = "Error";
  }
  return result;
 }

}
6. Waktunya kita buat Class untuk menampilkan data dari server dalam bentuk JSON,
buat class baru dengan nama JSONActivity.java
package com.agus.android.php;

/**
 * Class JSONActivity
 * @version 1.0 Dec 18, 2011
 * @author Agus Haryanto (agus.superwriter@gmail.com)
 * @website http://agusharyanto.net
 */

import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStream;
import java.io.InputStreamReader;

import org.apache.http.HttpResponse;
import org.apache.http.client.HttpClient;
import org.apache.http.client.methods.HttpGet;
import org.apache.http.impl.client.DefaultHttpClient;
import org.json.JSONArray;
import org.json.JSONObject;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.TextView;
import android.widget.Toast;

public class JSONActivity extends Activity {
 private JSONObject jObject;

 private String xResult ="";
 //Seusuaikan url dengan nama domain yang anda gunakan
 private String url = "http://10.0.2.2/android/daftarmakanan.php";

 @Override
 public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.daftarmakanan);
  TextView txtResult = (TextView)findViewById(R.id.TextViewResult);
        xResult = getRequest(url);
        try {
    parse(txtResult);
   } catch (Exception e) {
    e.printStackTrace();
   }

 }
 private void parse(TextView txtResult) throws Exception {
  jObject = new JSONObject(xResult);

  JSONArray menuitemArray = jObject.getJSONArray("makanan");
  String sret="";
  for (int i = 0; i < menuitemArray.length(); i++) {
   sret +=menuitemArray.getJSONObject(i)
   .getString("nama_makanan").toString()+" : ";
   System.out.println(menuitemArray.getJSONObject(i)
     .getString("nama_makanan").toString());
   System.out.println(menuitemArray.getJSONObject(i).getString(
     "harga").toString());
   sret +=menuitemArray.getJSONObject(i).getString(
   "harga").toString()+"\n";
  }
  txtResult.setText(sret);
 }

 /**
  * Method untuk Mengirimkan data kes erver
  * event by button login diklik
  *
  * @param view
  */
 public String getRequest(String Url){

       String sret="";
        HttpClient client = new DefaultHttpClient();
        HttpGet request = new HttpGet(Url);
        try{
          HttpResponse response = client.execute(request);
          sret =request(response);

        }catch(Exception ex){
         Toast.makeText(this,"Gagal "+sret, Toast.LENGTH_SHORT).show();
        }
        return sret;

    }
 /**
  * Method untuk Menenrima data dari server
  * @param response
  * @return
  */
 public static String request(HttpResponse response){
        String result = "";
        try{
            InputStream in = response.getEntity().getContent();
            BufferedReader reader = new BufferedReader(new InputStreamReader(in));
            StringBuilder str = new StringBuilder();
            String line = null;
            while((line = reader.readLine()) != null){
                str.append(line + "\n");
            }
            in.close();
            result = str.toString();
        }catch(Exception ex){
            result = "Error";
        }
        return result;
    }

 }
7. Edit file AndroidMainifest.xml

    

    
        
            
                
                
            
        

        
        
         
        

    
    
   

8. Semua pekerjaan koding sudah kita lakukan sekarang saatnya Running Time

Sentuh Tampilkan data, Wow amazing data yang ada didatabase MySQL dapat tampil diandroid. 

Android memang joss.

Sentuh Tambah Data, Lalu isikan data sebagai beriku


Untuk Menyimpan Data Sentuk Tombol Simpan, Jika data yang disimpan berhasil
akan muncul Toast  “Tambah Data SUCCESS”
Kembali ke menu lalu Sentuh Tampilkan Data

Alhamdulillah, Data yang kusimpan ternyata berhasil tersimpan di database MySQL
Tutorial ini khusus saya buat untuk para pembaca blog agusharyanto.net yang banyak menanyakan
bagaimana mengakses atau membaca data yang berada diserver dalam hal ini MySQL.
Tetaplah semangat adik-adik mahasiswaku, untuk belajar pemrograman janganlah mudah menyerah,
terus coba dan coba. Dengan sendirinya nanti engkau akan merasa bahwa koding itu nikmat.
Bahkan lebih nikmat dari main Game. Masak sih kak, Coba mari berfikir sejenak.
Pada saat kita koding dan saat bermain game sama-sama enaknya.
Perbedaanya adalah hasil dari kegiatan tersebut, mari kita renungkan beberapa pertanyaan dibawah ini :
  1. Apa hasil dari main game ?
  2. Apa hasil dari koding ?
  3. Kira-kira kalau melamar pekerjaan yang akan diterima yang jago main game atau yang jago koding,
    atau yang jago bikin game ?
  4. Bunda kita tercinta lebih bahagia mana, melihat anaknya menghabiskan waktu untuk main game atau
    melihat anaknya menghabiskan waktu untuk koding ?. Jadi ingat waktu ngisi Seminar Android di
    Universitas Budi Luhur, saya sampaikan tunjukkanlah pada orang tua kita, bahwa pengorbanan mereka
    membiayai kita kuliah tidaklah sia-sia. Coba deh kita buat aplikasi sederhana dengan Android,
    lalu kita tunjukkan kepada orang tua kita, perhatikanlah Expresi Wajah mereka.
  5. Tidakkah kau ingin menjadi seorang sumber informasi, dimana jika ada tugs kuliah
    yang ada hubungannya dengan koding, maka teman-temanmu akan bertanya kepadamu ?
Saya sendiri bukanlah orang yang anti game. Sesekali juga main game :) .
Tapi hendaklah gunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya. Yang sedang duduk dibangku kuliah,
bayangkan saat kita lulus, siapkah kita masuk kedunia kerja atau siapkah kita menjadi entrepreneur.
Boleh jadi jawabannya akan bergantung pada yang kita lakukan saat ini
Semoga Bermanfaat
Salam hangat
YDC Computer
referensi:
http://developer.andorid.com
http://about-android.blogspot.com/2010/03/androind-json-parser.html

Sumber: agusharyanto.net
21.21 Diposting oleh YDC Computer 0

Selasa, 18 September 2012

Cara Membuat Aplikasi Client Server dengan Visual Basic 6 & Xamp; MYSQL

Cara Membuat Aplikasi Client Server dengan Visual Basic 6 & Xamp; MYSQL

Cara Membuat Aplikasi Client Server dengan Visual Basic 6 & MYSQL
Pada tutorial ini anda akan belajar bagaimana membuat aplikasi client server menggunakan visual basic & MYSQL Untuk lebih memperjelas pemahaman anda akan digunakan studi kasus program KASIR. Dimana pada implemantasinya nanti, aplikasi yang dibuat akan terpisah dengan database. Database akan ditempatkan pada sebuah server dan aplikasi dapat ditempatkan pada beberapa komputer client. Untuk pengembangan / pembuatan aplikasinya sendiri dapat dilakukan di komputer lokal terlebih dahulu. Adapun yang anda perlukan pada tutorial ini, yaitu visual basic, MYSQL, dan Mysql Connector-ODBC. MYSQL dan MYSQL Connector ODBC dapat anda download di www.mysql.com. MYSQL Connector ODBC dibutuhkan agar dapat melakukan koneksi database MYSQL dari VB
Setelahnya semuanya terinstall mulailah membuat database MYSQL beserta tabel - tabelnya. Buatlah sebuah database dengan nama kasir, dan buat 5 tabel seperti di bawah:
Tabel user_login
Field Tipe Data
user_login_id varchar(50) *
user_name varchar(100)
user_psw varchar(20)
Tabel product
Field Tipe Data
product_id varchar(40) *
product_name varchar(100)
price double
stock integer
Tabel transaksi
Fields Tipe Data
no_transaksi integer (auto increment) *
tgl_transaksi datetime
total_barang integer
total_harga double
kasir varchar(50)
Tabel detail_transaksi
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double
Tabel transaksi_temp
Fields Tipe Data
no_transaksi integer
product_id varchar(40)
jumlah integer
harga_satuan double
* Primary Key
Tabel user_login digunakan untuk menyimpan data pengguna aplikasi, tabel product digunakan untuk menyimpan data product yang dijual. Tabel transaksi untuk menyimpan data transaksi dan tabel detail_transaksi untuk menyimpan detail dari transaksi yang dilakukan. Sedangkan tabel traksaksi_temp digunakan untuk mencatat secara sementara detail traksaksi yang dilakukan, setelah transaksi selesai dilakukan baru dipindahkan ke tabel transaksi.
Setelah database dan kasir selesai dibuat tambahkan data (insert data) pada tabel user dengan data berikut:
user_login_id user_name user_psw
admin Administrator admin
langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke database. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini.
  1. Buka control panel, double klik pada Administrative Tools, kemudian double klik pada Data Sources (ODBC). Dan akan muncul window kurang lebih seperti berikut:
    Data Sources (ODBC)
  2. Klik pada System DSN, dan klik tombol Add, dan akan muncul window seperti berikut:
    System DNS
  3. Pilih MySQL ODBC 3.5.1 Driver, dan klik tombol Finish, dan akan tampil window berikut :
    Connector / ODBC
  4. Kemudian isi form di atas dengan data seperti berikut:
    Connector-ODBC
  5. Klik tombol Test, jika muncul kotak dialog yang menyatakan sukses, tekan OK dan tekan OK sekali lagi.
Setelah selesai sekarang anda telah siap untuk membuat Aplikasi KASIR..

Membuat Form Utama Administrator dan Form Login

Buka microsoft visual basic anda dan buat Standar EXE project. Setelah project dibuat akan langsung terbentuk sebuah form. Tambahkan label dan tombol serta atur propertiesnya seperti berikut :
Admin Form
Komponent Properties
Form1 Name : main_form
Caption : Administration
Label1 Caption : Welcome,
Label2 Name : label_user
Caption : User
Command1 Name : btn_user
Caption : User
Command2 Name : btn_product
Caption : Product
Command3 Name : btn_trans
Caption : Transaksi
Command4 Name : btn_report
Caption : Report
Setelah diatur propertinya maka hasilnya adalah seperti berikut:
Admin Form
Admin Form
Kemudian Buat Form baru dengan cara, klik Menu Project, Add Form. Akan tampil window Add Form dan pilih Log In Dialog serta klik tombol open. Hasilnya seperti di bawah:
Login Form
Form Login
Sekarang buka notepad dan ketik kode di bawah:
[Data]
DB=kasir
SERVER=localhost
Uid=root
Password=root
Kemudian simpan di direktori c:\windows dengan nama koneksi.ini, file koneksi.ini berfungsi untuk menyimpan data yang diperlukan untuk koneksi ke database. Pada bagian DB berisi nama database yang akan digunakan, SERVER berisi IP address Server tempat database disimpan (untuk sementara gunakan lokalhost). Uid berisi database user name dan Password adalah password database.
Sekarang Kembali ke Editor Visual Studio. Pilih Menu Project, Add Module untuk membuat module. Pada window Add Module klik Open. Download File berikut ini, kemudian copy dan paste isi file tersebut pada module yang sedang dibuat. Setelah selesai simpan module tersebut. Kemudian Klik menu Project, References dan akan muncul window project reference. Centang pada bagian Micosoft ActiveX Data Objects 2.0 Library dan tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke form login, double click pada tombol OK, Hapus script yang telah ada dan ganti dengan script di bawah:
Private Sub cmdOK_Click()
Call Koneksi
Dim RS As ADODB.Recordset
Set RS = New ADODB.Recordset
Dim SQL As String
'query untuk login
SQL = "select * from user_login where user_login_id='" & txtUserName.Text & "'"
'membuka koneksi ke databse
RS.CursorLocation = adUseClient
RS.Open SQL, conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
'cek kebenaran user_login_id
If (RS.RecordCount > 0) Then
'cek kebenaran password
If (RS!user_psw = txtPassword.Text) Then
user_login_id = txtUserName.Text
user_name = RS!user_name
Load main_form
main_form.Show
Unload Me
Else
MsgBox "Maaf Password Salah"
End If
Else
MsgBox "Maaf User Name Salah"
End If
End Sub
Kemudian double click pada tombol Cancel, hapus script yang telah ada dan ganti dengan script berikut:
Private Sub cmdCancel_Click()
Dim pil As VbMsgBoxResult
pil = MsgBox("Anda Yakin untuk keluar?", vbQuestion + vbYesNo, "Exit")
If (pil = vbYes) Then Unload Me
End Sub
Setelah selesai pilih menu Project, properties. Pada window Project Properties di bagian Startup Object pilih frmLogin. Kemudian tekan tombol OK.
Sekarang beralih ke admin_form, double click pada form dan ketik script berikut :
Private Sub Form_Load()
label_user.Caption = user_name
End Sub
Setelah selesai simpan project anda dengan nama kasir dan coba untuk menjalankanya dengan menekan tombol F5 pada keybord.

Pada tutorial Membuat Aplikasi Client Server dengan VB & MYSQL ini anda telah belajar bagimana menginstall MySQL connector ODBC, melakukan koneksi ke database MySQL dengan ADODB, serta membuat system login.  Pada tutorial selanjutnya akan dijelaskan Proses membaca data dari tabel, menampilkan data, menambahkan data ke tabel, mengedit record pada tabel dan menghapus record.
source: myphptutorials.com

UPDATE 3 July 2011

quote :
" Databasenya mau pakai apa,
Database Server(sql server,mysql) atau database File (Ms. Access) 
misal database yang dipakai SQL Server :

* pertama database server harus terinstall terlebih dahulu di salah satu komputer
* jika sudah berarti program di tiap-tiap client harus merujuk ke database yg sql servernya terinstall, agar data yang di olah bisa sama untuk seluruh client.
* dan... di masing-masing client untuk bisa masuk ke database server harus mengisi login dari server terserbut
misal:
computer name = server
user database = sa
password database = ***
database = dbinventory

* dan... agar program di client bisa jalan, component-component yang diperlukan harus sudah terinstall (teregistrasi) di client tersebut "
" kalau databasenya ms access database tersebut tempatkan di computer server terus folder dimana database tersebut berada harus di Share (supaya komputer client bisa memanggil) 

dan untuk koneksinya (menambahkan code diatas): 

Dim con As ADODB.Connection
Dim pathDb As String

pathDb = "\\compServer\dbStok.mdb"

con.ConnectionString = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & pathDb & ";Persist Security Info=False"
con.Open
"

Creating Client/Server Application using Winsock

Sample Image - client.jpg

INTRODUCTION

Most of you might have worked with Internet Transfer Control which is very handy control when it comes to Internet Programming but there is another control which even more robust and helps programmers creating more flexible applications. Winsock control comes with VB6 and is used to create applications that access the low-level functions of the Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP).

TCP/IP is a specification that defines a series of protocols used to standardize how computers exchange information with each other. TCP/IP provides communication across interconnected networks that use diverse hardware architectures and various operating systems. The protocols in TCP/IP are arranged in a series of layers known as a protocol stack. Each layer has its own functionality. 
Winsock is a standard that is maintained by Microsoft. This standard is basically a set of routines that describe communications to and from the TCP/IP stack. These routines reside in a dynamic link library that runs under Windows. The winsock DLL is interfaced with TCP/IP and from there through the Internet.
In this article, I am going to show how to use the winsock in a client server environment, we will create two separate applications, one of which will be a server and the other will be a client. Both client and server will interact with each other to exchange data. Client will send a request to the server and the server which will be connected to a database will retrieve the information requested by the client from the database and will return the requested information back to the client. You will a database with this article, the database contains the item numbers and their prices. In real life situations, database might be located on a machine different from the one that hosts the client application.

I think it would be better to talk about the ports before we proceed any further. A port is a special memory location that exists when two computers are in communication via TCP/IP. Applications use a port number as an identifier to other computers, both the sending and receiving computers use this port to exchange data.

To make the job of communication easier, some port numbers have been standardized. These standard port numbers have no inherent value other than that users have agreed to use them with certain applications. Table below lists a number of popular and publicly accepted port numbers and their corresponding applications.
Service
Port
HTTP 80
FTP 20,21
GOPHER 70
SMTP 25
POP3 110
TELNET 23
FINGER 79
LOCAL LOOPS/CALLBACKS 0

Using the Winsock Control

Winsock is above the TCP/IP protocol stack in the ISO/OSI model. TCP/IP is an industry standard communication protocol that defines methods for packaging data into packets for transmission between computing devices on a heterogeneous network. TCP/IP is the standard for data transmission over networks, including the Internet. TCP establishes a connection for data transmission and IP defines the method for sending data packets.
The Microsoft Winsock control makes using the TCP/IP a breeze. Microsoft has wrapped up the Winsock and INetAPI API calls into a nice neat package that you can easily incorporate into your Visual Basic applications.

Winsock Operating Modes

The Transport layer (also known as the Host-to-Host Transport layer) is responsible for providing the Application layer with session and datagram communication services. The core protocols of the Transport layer are TCP and User Datagram Protocol (UDP). The Winsock control supports the following two operating modes:
  • sckTCPProtocol
  • sckUDPProtocol

Winsock Properties

Winsock enables you to create clients and servers using the same control. This dual functionality enables you to specify through property setting the type of application you will be building. The Winsock control uses a number of the same properties, whether you are creating client or a server, thereby all but eliminating the learning curve needed to create applications. Some of the important properties of the control are as following:
BytesReceived Property

This property returns the number of bytes currently in the receive buffer. This is a read-only property and is unavailable at design time. The value returned is a long integer.

LocalHostName Property

The LocalHostName property returns the name of the local host system. This is read-only property and is unavailable at the design time. The value returned is a string.

LocalIP Property

The LocalIP property returns the local host system IP address in the form of a string, such as 11.0.0.127. This property is read-only and is unavailable at design time.

LocalPort Property

This property returns or sets the local port number. This can be both read from and written to and is available at both design time and runtime. The value returned is a long integer.

Protocol Property

Returns or sets the protocol, either TCP or UDP, used by the Winsock control.

RemoteHost Property

The RemoteHost property returns or sets the remote host. This can be both read from and written to and is available both in design time and runtime. The value returned is a string and can be specified either as an IP address or as a DNS name.

RemotePort Property

This property returns or sets the remote port number.

State Property

This returns the state of the control as expressed by an enumerated list. This is read-only property and is unavailable at design time.

Winsock Methods

Some of the important methods of Winsock control are as following:

Accept Method

It accepts the request for connection from the client system. For this method to be used, the control must be in the listening state.

Close Method

The Close method terminates a TCP connection from either the client or server applications.

GetData Method

GetData is the method that retrieves the current block of data from the buffer and then stores it in a variable of the variant type.

PeekData Method

The PeekData method operates in a fashion similar to the GetData method. However, it does not remove data from the input queue.

Listen Method

This is invoked on the server application to have the server application wait for a TCP request for connection from a client system.

SendData Method

This method dispatches data to the remote computer. It is used for both the client and server systems.

Connect Method

The Connect method requests a connection to a remote computer.

I am not going to discuss events here. You can find the complete details of events on the Microsoft site (http://www.microsoft.com).

In the sample provided with this article, we are going to create two applications, one server and client. This is a real world example, where the clients requests some information from the server and the server retrieves some specific information from the database and sends the retrieved information back to the client. The database used in the sample is also provided with the code. The database name is Prices.mdb. This is a small database comprising of a single table containing two fields. The fields are item number and price. The clients sends the item number to the server and the server retrieves the price against that item number from the database and sends it back to the client. One of the current trends in software development today is the issue of thick clients versus thin clients. A thick client is basically an application that performs the bulk of the processing on the individual client PC, whereas a thin client performs the processing on the server. 

Creating the Client

Follow the steps shown below:

1. Start a new EXE project.
2. Add a Winsock control to your application.
3. Add all the controls to the form (See the application for details).

Here is the complete code:
   Option Explicit Private Sub cmdClose_Click() Winsock1.Close shpGo.Visible = False shpWait.Visible = False shpError.Visible = True End Sub Private Sub cmdConnect_Click() Winsock1.RemoteHost = "11.0.0.1" 'Change this to your host ip Winsock1.RemotePort = 1007 Winsock1.Connect shpGo.Visible = True txtItem.SetFocus End Sub Private Sub cmdSend_Click() If Winsock1.State = sckConnected Then Winsock1.SendData txtItem.Text shpGo.Visible = True Label3.Caption = "Sending Data" Else shpGo.Visible = False shpWait.Visible = False shpError.Visible = True Label3.Caption = "Not currently connected to host" End If End Sub Private Sub Winsock1_DataArrival(ByVal bytesTotal As Long) Dim sData As String Winsock1.GetData sData, vbString 'Label1.Caption = sData txtPrice.Text = sData Label3.Caption = "Received Data" shpGo.Visible = True shpWait.Visible = False shpError.Visible = False End Sub Private Sub Winsock1_SendComplete() Label3.Caption = "Completed Data Transmission" End Sub 

Creating the Server

The server portion of the price lookup example is designed to accept the item number sent from the client and look up the associated price in a database. The server than sends the information back to the client. There is file named as �path.txt� in the folder called as �server�. Locate that file and change the database path in the file to the location where the database is located on your machine. The connection to the database is made in the DataArrival event of the Winsock control. The following code segment opens the database and finds the first occurrence of the value in sItemData. When the record is found, the value contained in the price field is sent back to the client.
   ' Get clients request from database strData = "Item = '" & sItemData & "'" rs.Open "select * from prices", strConnect, adOpenKeyset,adLockOptimistic rs.Find strData strOutData = rs.Fields("Price")  
Follow the steps shown below to create the server:
1. Start a new Standard EXE in VB.
2. Add the Winsock control to your application.
3. Add the controls to the form as shown in the accompanying code (See the folder named as �server�).

Here is the complete code:
   Option Explicit Dim iSockets As Integer Dim sServerMsg As String Dim sRequestID As String Private Sub Form_Load() Form1.Show lblHostID.Caption = Socket(0).LocalHostName lblAddress.Caption = Socket(0).LocalIP Socket(0).LocalPort = 1007 sServerMsg = "Listening to port: " & Socket(0).LocalPort List1.AddItem (sServerMsg) Socket(0).Listen End Sub Private Sub socket_Close(Index As Integer) sServerMsg = "Connection closed: " & Socket(Index).RemoteHostIP List1.AddItem (sServerMsg) Socket(Index).Close Unload Socket(Index) iSockets = iSockets - 1 lblConnections.Caption = iSockets End Sub Private Sub socket_ConnectionRequest(Index As Integer, ByVal requestID As Long) sServerMsg = "Connection request id " & requestID & " from " & Socket(Index).RemoteHostIP If Index = 0 Then List1.AddItem (sServerMsg) sRequestID = requestID iSockets = iSockets + 1 lblConnections.Caption = iSockets Load Socket(iSockets) Socket(iSockets).LocalPort = 1007 Socket(iSockets).Accept requestID End If End Sub Private Sub socket_DataArrival(Index As Integer, ByVal bytesTotal As Long) Dim sItemData As String Dim strData As String Dim strOutData As String Dim strConnect As String  ' get data from client Socket(Index).GetData sItemData, vbString sServerMsg = "Received: " & sItemData & " from " & Socket(Index).RemoteHostIP & "(" & sRequestID & ")" List1.AddItem (sServerMsg) 'strConnect = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=G:\Prices.mdb;Persist Security Info=False" Dim strPath As String  'Change the database path in the text file  Dim fso As New FileSystemObject, txtfile, _ fil1 As File, ts As TextStream Set fil1 = fso.GetFile("path.txt") ' Read the contents of the file. Set ts = fil1.OpenAsTextStream(ForReading) strPath = ts.ReadLine ts.Close Set fso = Nothing strConnect = "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;" & _ "Persist Security Info=False;Data Source=" & strPath & _ "; Mode=Read|Write" Dim rs As New ADODB.Recordset ' Get clients request from database strData = "Item = '" & sItemData & "'" rs.Open "select * from prices", strConnect, adOpenKeyset, adLockOptimistic rs.Find strData strOutData = rs.Fields("Price") 'send data to client sServerMsg = "Sending: " & strOutData & " to " & Socket(Index).RemoteHostIP List1.AddItem (sServerMsg) Socket(Index).SendData strOutData End Sub 

Running the example

1. Create executable for both the applications.
2. Launch both the applications.
3. Click the Connect button.
4. Enter a value from 0 to 6 (currently the database contains only six records, error handling is not done in this code, you can add the error handling yourself) and click the Lookup button. The associated price will be displayed in the price field.
source: codeproject.com
18.14 Diposting oleh YDC Computer 0

Kamis, 13 September 2012

JENIS - JENIS BAHASA PROGRAM KOMPUTER

JENIS - JENIS BAHASA PROGRAM KOMPUTER

1.Bahasa pemrograman C  (kategori tingkat tinggi)
Dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedi.

2.Bahasa pemograman JAVA (kategori tingkat tinggi)
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Java tidak boleh disalahpahami sebagai JavaScript. JavaScript adalah bahasa scripting yang digunakan oleh web browser.

3. Bahasa pemograman PYTHON
Python adalah bahasa pemrograman dinamis yang mendukung pemrograman berorientasi obyek. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.

4. Bahasa pemograman RUBY
Ruby adalah bahasa skripting yang berorientasi obyek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa-bahasa pemrograman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Python.

5. Bahasa pemograman SQL  (kategori tingkat tinggi)
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

6. Bahasa pemograman ColdFusion
ColdFusion adalah server aplikasi dan framework pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk  pengembangkan perangkat lunak komputer, khususnya situs web dinamis.

7. Bahasa pemograman PHP  (kategori tingkat tinggi)
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
8. Bahasa pemograman HTML  (kategori tingkat tinggi)
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet.

9. Bahasa pemograman COBOL
COBOL (singkatan dari Common Business Oriented Language) adalah sebuah bahasa pemrograman generasi ketiga. Sesuai dengan namanya, maka bahasa COBOL mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan perdagangan, seperti sistem pengelolaan keuangan, laporan pengeluaran sebuah perusahaan dan lain-lain.

10. Bahasa pemograman MICROSOFT VISUAL BASIC  (kategori tingkat tinggi)
Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.

11. Bahasa pemograman VISUAL C++ (kategori tingkat tinggi)
Visual C++ adalah sebuah produk Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa pemrograman C dan C++ yang dikembangkan Microsoft. Visual C++ merupakan salah satu bagian dari paket Microsoft Visual Studio.

12. Bahasa pemograman DELPHI  (kategori tingkat tinggi)
Umumnya delphi lebih banyak digunakan untuk pengembangan aplikasi desktop dan enterprise berbasis database, tapi sebagai perangkat pengembangan yang bersifat general-purpose ia juga mampu dan digunakan dalam berbagai jenis proyek pengembangan software.

13. Bahasa pemograman C++ (kategori tingkat tinggi)
C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.

14 . Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft.
ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

15. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja.
XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

16. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

17. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

18. Bahasa Pemrograman CFM
            Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html.

19. Bahasa Pemrograman Javascript (kategori tingkat tinggi)
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.
Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

20. Bahasa Pemrograman CSS
            Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup.
Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
03.24 Diposting oleh YDC Computer 0

Selasa, 24 Juli 2012

Tips Memilih Power Supply

Tips Memilih Power Supply


Dalam merakit PC yang ideal, biasanya kita mengedepankan beberapa hardware yang menurut kita paling penting, seperti halnya mainboard, procesor, memory, VGA. Apalagi Anda yang gemar otak-atik komputer untuk mendapatkan PC games yang terbaik atau bahkan melakukan overclocking. Sedangkan Power Supply (PSU) sering di-anak tirikan.

Padahal, tanpa power supply yang baik, semua perangkat handal yang telah kita pilih tidak akan bisa bekerja dengan optimal. Mengapa demikian ?

- DAYA POWER SUPPLY

jika kita membeli power supply, jelas yang kita amati adalah jumlah watt-nya. Sebenarnya ada hal yang yang lebih penting dari sekedar watt yang besar, yaitu Rails atau kanal penghantaran daya. Yang perlu diperhatikan pada spesifikasi power supply yaitu :

* Voltase = v
* Ampere = A
* Watt = W(v*A)



Dimana pada label yang tertulis pada casing PSU masing-masing rails yang paling banyak digunakan adalah +3.3v, +5v, +12v beserta arus yang melewatinya.

* +3.3v rail * 30A = 100W
* +5v rail * 30A = 150W
* +12v rail * 15A = 180W
* Total = 430 watt (adalah daya keseluruhan PSU)

Dari beberapa tabel, rail yang paling populer adalah +12 volt, karena paling banyak digunakan oleh beberapa komponen, sebagai contoh saya ambil beberpa sample hardware sbb :

* AMD X2 processor = 65 watt
* CD-ROM/RW; DVD-ROM/RW = 10 – 25 watt
* Harddisk 7200rpm = 5 – 20 watt
* SCSI drive = 10 – 40 watt
* VGA PCIe = 34 – 154 watt (tergantung jenis)
* Fan casing = @3 watt (tingal dikalikan saja dengan jumlah fan)

Bisa dihitung apakah power supply kita mencukupi untuk memberikan daya yang dibutuhkan oleh komponen dalam PC kita. Jangan sampai power supply yang kita dapatkan pada paket cassing yang kita pilih merupakan PSU yang kurang baik kualitasnya.

Beberapa merk power supply yang mengaku memiliki daya 400 watt sebenarnya hanya 30-35% saja daya realnya, terlebih saat suhu operasinya naik lebih dari 40 derajat cecius dan akan menurunkan kinerja keseluruhannya. Bisa dihitung berapa jumlah sisa dari daya PSU tersebut yang tersisa…

Begitu pula jumlah daya tiap railsnya maka akan berkurang juga kemampuan pemberian dayanya dimana pada +12v dari 180 watt menjadi hanya maksimal 90 watt dan rail yang lain pula.

Jika power supply tidak kurang baik, apa pengaruhnya bagi PC ? Beberapa pengaruh akibat ketidakmampuan PSU mensupply power bagi komponen PC yaitu :

* System tidak stabil, sering hang.
* Harddisk susah detek dan mudah rusak karena komponen ini paling peka.
* Kemampuan OC kurang.
* Panas procesor berlebih
* Mengurangi umur bahkan merusak perangkat CPU lainnya, terlebih jika ripple/noise tegangan PSU terlampau tinggi, sangat-sangat berbahaya bagi komponen PC kita...

-PURE PSU

Kita dapat memnentukan jenis PSU yang dapat kita gunakan, bergantung pada banyak jenis komponen dan kebiasaan yang kita lakukan pada power supply. PSU true power memilki efisiensi yang tinggi hingga 85% lebih.

Selain itu adanya beberapa pure PSU yang menggunakan dual rails (2 kanal +12v) pada +12v membantu dalam hal pendistribusian daya yang lebih efisien.

Biasanya power supply true power ini memiliki fisik yang jauh lebih berat karena memliki komponen yang lebih baik dan banyak terutama trafo yang lebih besar juga disrtai heatsink/fan yang baik pula.

Contoh pure power supply yang baik menurut saya diantaranya Acbel, FSP, Tagan, Aopen, Corsair. Merk-merk tersebut bahkan memiliki peak watt yang lebih besar dibandingkan dengan yang tertulis.






Lebih baik Anda menginvestasikan power supply yang baik meskipun dengan harga sedkit lebih mahal, namun stabilitas dan keawetan komponen lebih terjaga. Jika sistem PC Anda merupakan kategori mainstream, dengan VGA SLI maka minimal 400 pure power adalah syarat minimal, raol +12v adalah diatas 18A atau 26A combined.

Untuk Anda yag gemar Over Clocking, atau PC Anda adalah high/extreem dengan fasilitas 4 slot SLI, Quad CF maka lebih baik lagi daya PSU Anda diatas 550 watt dengan dual rail atau quad rail 36A keatas.

Nah bagi anda yang bingung untuk menghitung kebutuhan daya listrik dalam sebuah PC, maka anda bisa menggunakan software keluaran newegg.com. Di web tersebut tersedia kalkulator sederhana untuk menaksir kebutuhan daya komputer anda sehingga anda tidak akan bingung menentukan daya Power Supply yang akan dibeli.

Sumber : http://irwandydasilva.blogspot.com
23.40 Diposting oleh YDC Computer 0

Kamis, 21 April 2011

Mempercepat koneksi dengan ANTENA BOLIC SQUARE

Salam IT Kawan2

Kali Ini saya ingin memperkenalkan salah satu cara Ampuh Untuk mempercepat Koneksi Internet Kamu terutama yang menggunakan Modem USB Maupun Wifi USB yang tadinya lelet,!!

Pertama2 Ada dua Media untuk Berkoneksivitas Inter
net, Yakni Melalui Modem dan Hotspot (Wifi)

  1. Modem, Ada 3 Macam Modem Sesuai Tempatnya, yaitu Modem Internal, External yang Analog, dan Modem External Portable dengan interface PCMCIA, USB dan di HandPhone namun sekarang yang paling sering digunakan adalah Modem USB dan Modem Handphone.
  2. Hotspot, Jika ada penyedia layanan Internet di sekitar kita yang Berbayar maupun gratis, Hotspot Menggunakan Media Transmisi Gelombang Radio yang dikenal dengan nama WIFI (Wireless Fidelity) yang akan menyalurkan media Layanan Internet.

Disini Saya Akan Menggunakan Modem USB (direkomendasikan)

Spesifikasinya (Modem USB Venus VT 88 EVDO Multi, CDMA 800 /1900 Mhz, Evdo Rev A 3.1 Mbps Ready, Kartu CDMA SMART Extra dengan Paket Internet 24 jam Rp 5000,- Download 512 Upload 128 kbps)

Sebenarnya Kecepatan Dari Modem Ini Sudah Cukup Baik Sebelum Menggunakan Antena, Dan kecepatan sebelum Menggunakan Antena kisaran 50 kbps (download) 14 kbps (upload) apalagi pada saat Sinyal Bagus dapat Menembus 100 kbps (download) 32 kbps (upload).

Saya pun merasa masih Kurang Puas walaupun kecepatan sudah mumpuni, karena saya Maniak Download dan WebSiter Surfer, hehehe istilah apaan tuw gktw dehh yg penting Isinya,,!! Maka dari itu saya menyiapkan Satu Bungkus Kopi Torabika Cappucino dan 2 sendok teh gula,,,ehhhh kok malah ngopi jdnya,,,promo kopi neehh.... saya teruskan ya nie serriuss,

Saya Menyiapkan Beberapa Plat Alumunium lalu saya bentuk dan rakit berdasarkan Rumus dan Jadilah Antena Berbentuk Persegi Ini, lalu Saya Beri Nama ANTENA BOLIC SQUARE,,

Niii Gkyak Gini Gambarnya :

Jelek ya,,?? Jelek2 Tapi Berguna loww

Nah Setelah Saya pasangkan bersama Modem saya yg mungil ini lalu saya letakkan Di dinding kira2 3 meter ran,, lalu saya coba dan wussss kecepatanya Lebih stabil, Keadaan Stabilnya Naik Menjadi 70-90 kbps (download).

OYa ada beberapa yang perlu diperhatikan

yang pertama:

Paket Internet tang Kamu Gunakan, (yang saya gunakan adalah Paket harian (24jam) Rp 5000 yg bernama Silver dan diberi batasan bandwith 512kbps (download) 128 (upload)).

Yang Kedua:

Letak geografis kamu, jika lokasi kamu dekat dengan BTS (tower komunikasi) milik Vendor kartu kamu maka tak mustahil kecepatan yang didapat sempurna,

Jika Lokasi Kamu di daerah pegunungan atau di apit oleh gedung2 tinggi tak mustahil juga Kecepatan internet kamu akan naik turun.

Jika Kamu Tertarik Dengan Antena, kamu bisa membuatnya Sendiri Ataupun Bisa Pesan Ke Saya:

ANTENA SQUARE BOLIC buatan saya bisa di konfigurasi untuk bermacam-macam Device Modem seperti USB Modem GSM CDMA, HP Modem GSM CDMA, USB WIFI, WIFI dengan Antena Eksternal, dan MODEM Analog ADSL yang mempunya i Antena External.

Fungsi Sebenarnya Yang Dapat Diperoleh Jika Mnggunakan Antena ini adalah:

- Sebagai Penguat / Concentrator Sinyal Radio (Wireless)

- Memperbesar bandwith 50%

- Jangkauan Sinyal menjadi lebih panjang

- Bisa Juga Untuk Penguat Perangkat REPEATER

DIMENSI ANTENA BOLIC SQUARE :

- Lebar: 30 x 30 cm

- D: 30 cm

- D: 6 cm

- F: 9,3 cm

- Lg/4 = 55, 524 mm

- ¾ = 166,522 mm

- Panjang Mulut Antena = 26 cm


Gambar Sketsa diperlihatkan dari Atas

Hubungi Saya Jika Berminat:

YUDHA Computer

085648824036

Mojokerto

Di Posting yang Selanjutnya Saya Akan Memberi tahu cara paling mudah membuat antena Untuk Modem HP.

Demikian, mohon maaf jika ada kata yang salah dan kurang berkenan

Wassalamualaikum

21.49 Diposting oleh YDC Computer 0